Inilah Alasan Kenapa Erdogan Dikudeta Militer

Sabtu, 16 Juli 2016



Inilah Alasan Kenapa Erdogan Dikudeta Militer - Erdogan mengatakan 1.5 Milyar penduduknya siap bangkit dan memimpin peradaban. Silakan diperhatikan lagi dengan seksama pernyataan tersebut.

Warga negara Turki hanya 70 juta. 1,5 miliar adalah jumlah umat Islam di seluruh dunia. Karena lebih dari 1,5 miliar umat islam dunia menunggu Turki untuk memimpin peradaban Islam saat ini.

Berikut kutipan Erdogan:

"Surely,a new civilization will emerge from underneath the rubble."
"It will be a new civilization and this civilization I believe… Will be the rise of an Islamic civilization, that will lead the way in the 21st Century."
"It is clear that no one will stand in the way of this civilization!"
"And Muslims will pich up from where they left off,and they must."

Di masa pemerintahannya, pemerintah Turki mulai sedikit demi sedikit mencabut berbagai larangan yang diberlakukan pemerintah Turki yang sekular.

Pada 2013, Erdogan mencabut larangan mengenakan jilbab di ruang publik dan institusi pemerintahan, kecuali di institusi hukum, militer dan kepolisian.

Para lawan politik Erdogan, menuduh pria kelahiran 1954 itu tengah berupaya mengubah Turki dari sebuah negeri sekuler menjadi negeri dengan asas Islam.

Upaya Erdogan melarang minuman beralkohol hingga keputusan Erdogan tetap memerangi etnis Kurdi yang melawan ISIS, dianggap sebagai pertanda Turki akan meninggalkan sekularisme.

Tak hanya itu, Erdogan juga dianggap mulai menjadi pemimpin otoriter, salah satunya dengan membangun istana megah di ibu kota Ankara.

Istana yang dinamai Ak Saaray atau Istana Putih itu berdiri di atas sebuah bukit dan memiliki 1.000 kamar. Bangunan ini jauh lebih besar dari Gedung Putih atau Kremlin dan didirikan dengan biaya 615 juta dolar AS.

Erdogan berulang kali membantah tuduhan bahwa dia akan menggiring Turki meninggalkan sekularisme warisan Kemal Ataturk dan membantah dia kini menjadi seorang pemimpin otoriter.

Meski demikian, kekhawatiran bahwa Turki akan menjadi negara sektarian tak bisa hilang begitu saja, terutama dari benak para penjaga ideologi.

Kekhawatiran inilah yang kemungkinan menjadi dasar sebagian anggota militer Turki memutuskan, untuk melakukan kudeta seperti pernah dijalankan para senior mereka di masa lalu.

Bedanya, militer Turki sekarang tak satu suara dalam hal ini bahkan panglima militer negeri itu sudah menegaskan akan memberantas para pembangkang.

Namun, hal yang paling berpengaruh adalah dukungan rakyat yang sangat besar terhadap Presiden Erdogan.

Keberanian rakyat turun ke jalan menghadapi militer yang bersenjata lengkap menjadi faktor terpenting kegagalan kudeta militer keempat dalam sejarah Turki modern.

Share on :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015 Ayo Share!
Distributed By My Blogger Themes | Design By Herdiansyah Hamzah