Gara-gara Main Pokemon, Mobil Remuk Tabrak Pohon

Sabtu, 16 Juli 2016




Gara-gara Main Pokemon, Mobil Remuk Tabrak Pohon - Kecelakaan lalu lintas akibat Pokemon Go kembali terjadi kecelakaan tunggal menjelang tengah malam, sebuah mobil menabrak pohon dan rusak parah.

“Sang pengemudi mengakui kalau dia sedang memainkan Pokemon Go sembari mengemudi yang membuat dia hilang konsentrasi sehingga menabrak pohon,” demikian keterangan dari kepolisian setempat.

Melihat kerusakan mobil, polisi menyatakan pengemudi itu beruntung karena tidak mengalami cedera serius. Padahal bisa saja lebih runyam akibatnya, koma atau tewas.

“Ini adalah sebuah contoh betapa mudahnya kecelakaan bisa terjadi ketika seseorang keranjingan main game dan tidak menaruh perhatian ke situasi di sekitar,” tambah polisi.

Insiden ini terjadi hanya beberapa saat setelah lembaga National Safety Council memperingatkan agar gamer tidak main Pokemon Go saat menyetir kendaraan.

Hingga saat ini Pokemon Go sudah memberikan dampak besar dan memicu kejadian kejadian unik. Yang terbaru, seorang pekerja berikut yang memilih untuk mengakhiri karirnya agar bisa total bermain game besutan Nintendo dan Niantic itu.

Pria berusia 24 tahun asal Auckland, Selandia Baru tersebut memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya. Penyebab utamanya tak lain karena lelaki bernama Tom Currie tersebut ingin fokus bermain Pokemon Go.

Currie mengatakan ingin berkeliling Selandia Baru dan menangkap semua Pokemon yang ia jumpai. "Aku telah memesan bus semua perjalanan menuju Invercargill dan perjalanan pulang ke Cape Reinga. Jadi, aku berharap bisa menangkap beberapa Pokemon keren sepanjang jalan," tutur Currie.

Tak hanya itu, Currie yang mundur dari pekerjaannya di kafe Hibiscus Coast itu mengklaim bahwa selama ini ia telah berjalan sepanjang 50 km dalam bermain Pokemon Go.Currie sudah mencapai level 20 dan telah menangkap 700 Pokemon, termasuk Vaporeon dengan CP 1.709.

Currie mengaku belum puas dengan semua hasil tangkapannya itu. Ia punya satu tujuan utama, yakni menangkap Mewtwo, dimana itu ia yakini menjadi tujuan akhir dari semua gamer Pokemon Go.

"Aku ingin punya Mewtwo. Itu adalah Pokemon nomor 150 dan itu menjadi akhir permainan dari kebanyakan gamer Pokemon Go," tutur Currie.

Sebelumnya Pokemon Go juga membuat sebuah perusahaan di Singapura memecat seorang pegawai asingnya. Usut punya usut, ekspatriat asal Australia bernama Sonny Truyen melontarkan keluhan karena Pokemon Go tidak dapat diakses di sana.

Ia menulis menggunakan kalimat yang sarat dengan kata-kata tak senonoh di Facebook. Menurutnya Singapura penuh dengan orang-orang bodoh dan IQ nasional negara tersebut akan menurun begitu dia pergi. Maka, kelakuannya itu membuat dia dipecat dari perusahaannya.

Bagaimana menurut anda mengenai fenomeno permainan android Pokemon Go ini? Tentunya jangan sampai memainkannya sambil mengendarai roda dua maupun roda empat. Sebab game bergenre Augmented Reality ini (4D) seolah nyata, seperti Boboiboy Choki-Choki.

Nampaknya game ini akan semakin meledak ke depannya, tak peduli dewasa maupun anak-anak. Silakan share untuk peringatkan teman dan saudara.

Share on :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015 Ayo Share!
Distributed By My Blogger Themes | Design By Herdiansyah Hamzah