Astaga! Ustadz Solmed dikeroyok jemaah, sampai bikin istri menangis

Rabu, 11 Mei 2016



Cerita Ustaz Solmed dikeroyok jemaah, sampai bikin istri menangis - Pengakuan Ustaz Soleh Mahmud atau yang lebih dikenal dengan panggilan Solmed sangat mengejutkan. Jika sebelumnya membantah, Solmed kini justru mengaku menjadi korban pengeroyokan. 

Pada 29 April lalu, Solmed diagendakan mengisi ceramah peringatan Isra Miraj di Masjid Al-Munawaroh, Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten. Dikabarkan warga yang telah menunggu lama geram melihat Solmed tiba terlambat. Dia pun dikabarkan sempat diserang.

Awalnya, suami April Jasmine ini sengaja menutupi peristiwa tersebut karena tidak ingin kasus melebar. Namun keterangan berbeda pihak panitia membuat Solmed membuka yang sebenarnya.

"Kejadiannya tanggal 29 April, saya sengaja bilang tidak terjadi apa-apa, tapi panitia justru memberikan pernyataan bahwa peristiwa tersebut ada, itu sama saja membuka boroknya sendiri," katanya seperti dikutip dari kapanlagi.com

"Ini bukan masalah keterlambatan, tapi terlambatan ini disengaja, di-setting, sampai sana sudah ada senjata. Saya mau dihabisi dengan teriakan 'habisi Solmed' ini perkara serius," pungkasnya.

Peristiwa pengeroyokan yang dialami Ustaz Solmed mengejutkan sang istri, April Jasmine. Awalnya April tidak mengetahui kalau sang suami mengalami hal itu, karena Solmed memang tidak memberi tahu peristiwa yang dialaminya.

Maksud Solmed tidak memberi tahu, agar istri tercintanya tidak panik. Tapi usahanya sia-sia, April mengetahui peristiwa tersebut dari teman-temannya yang membawa berita.

"Kabar ini saya gak tau sama sekali, tiba-tiba temen pada nelepon. Ustaz enggak kenapa-kenapa, terus dikirim beritanya. Selesai syuting diceritakan," ujar April Jasmine di kediamannya di kawasan Kebon Jeruk.

Sebagai istri, April mengaku sedih atas apa yang dialami sang suami. Dirinya sangat tahu perjuangan Solmed untuk melakukan syiar hingga ke pelosok.

"Dibilang sedih, sedih banget, soalnya hampir setiap waktu ustaz perjalanan dakwahnya ini luar biasa, tempatnya kadang jauh, dan bukan jalan rata bukan kayak ke Jakarta, tapi ustad luar biasa tenaganya hebat, Allah kasih nikmat," urainya.

Dalam beberapa kesempatan, April pernah ikut Solmed berdakwa. Tapi, dirinya tidak kuat jika setiap berdakwa selalu mendampingi, lantaran perjalanan yang cukup jauh membutuhkan stamina yang kuat.

"Aku suka bilang aku gak kuat nemenin (Ngomong sambil nangis). Denger berita kayak gini sedihnya luar bisa, dia hidupnya bukan untuk keluarga, jadi buat umat juga. Kalau ditanya hari-harinya, ustaz banyak diluar. Tapi insya Allah apa yang dilakukan saya ikhlas," pungkasnya sambil meneteskan air mata.

Sumber : Merdeka.com

Share on :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015 Ayo Share!
Distributed By My Blogger Themes | Design By Herdiansyah Hamzah